Home
  • Register

RAPAT DPP IPSPI DENGAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI)

          

Jakarta. Bertempat di Gedung Komisi Perlindungan Anak Indonesia pada hari Senin tanggal 26 September 2016, Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (DPP IPSPI) melaksanakan rapat dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan beberapa agenda kegiatan rapat guna meningkatkan kerjasama antara IPSPI dengan KPAI. Kegiatan ini dihadiri oleh DPP IPSPI yang diwakili oleh Didiet Widiowati selaku Ketua Umum DPP IPSPI, Yeremias Wutun selaku Ketua Harian DPP IPSPI, Agustus Fajar Senjaya selaku Sekretaris Umum DPP IPSPI, Dendi Alfian dan Gugum Gumelar mewakili Bidang Keanggotaan DPP IPSPI serta Dika Permatadiraja mewakili Bidang Informasi dan Publikasi DPP IPSPI. Adapun perwakilan dari KPAI adalah Putu Elvina selaku Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati selaku Sekretaris KPAI, Waspada selaku Manajer Pengaduan KPAI dan Gilang Yudhi selaku Staf KPAI.

 KPAI memiliki mandat untuk melakukan pengawasan dan penyelenggaraan dalam perlindungan anak serta dapat memberikan masukan atau advokasi kebijakan yang mendukung upaya perlindungan anak. Saat ini terdapat beberapa isu permasalahan anak yang sedang ditangani oleh KPAI, seperti permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), pengasuhan, pendidikan, pornografi dan cybercrime. Dalam upaya penanganan kasus, Rita Pranawati selaku Sekretaris KPAI menyatakan bahwa keberadaan profesi pekerja sosial dinilai sangat penting dalam upaya perlindungan anak di Indonesia walaupun ratio keberadaan pekerja sosial saat ini masih belum bisa dikatakan ideal.

IPSPI sebagai organisasi yang mewadahi profesi pekerja sosial, tentunya perlu merespon segala kebutuhan tentang profesi pekerja sosial yang terdapat di lapangan. Didiet Widiowati selaku Ketua DPP IPSPI menyatakan bahwa IPSPI dengan KPAI sendiri sebelumnya sudah melakukan kesepakatan-kesepakatan kerjasama, pada kesempatan pertemuan kali ini DPP IPSPI juga berharap kerjasama dengan KPAI agar dapat ditingkatkan kembali. Saat ini IPSPI memiliki Dewan Pengurus Daerah Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (DPD IPSPI) yang tersebar di lebih dari tiga belas wilayah yang ada di Indonesia. Dan ke depan peran serta kapasitas dari masing-masing DPD IPSPI akan lebih ditingkatkan untuk merespon kebutuhan-kebutuhan dari masyarakat. 

Keberadaan DPD IPSPI di seluruh Indonesia akan mulai ditingkatkan agar pekerja sosial profesional memiliki wadah untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial yang komprehensif. Pelayanan tersebut akan didukung pula dengan kerjasama bersama KPAI dengan membentuk sistem rujukan penanganan kasus; pelayanan terhadap kebutuhan anak dan keluarga secara profesional; sistem pendataan atau penelitian mengenai isu permasalahan anak serta upaya advokasi kebijakan untuk mendukung upaya perlindungan terhadap anak, salah satunya mendorong kebutuhan tersedianya profesi pekerja sosial profesional ke pemerintah pusat. Selain itu, KPAI sendiri memiliki Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) yang tersebar di Provinsi/Kota/Kabupaten Indonesia. Tentunya diharapkan keberadaan DPD IPSPI juga dapat mendukung upaya pengembangan kapasitas dari KPAD yang ada di masing-masing wilayah tersebut. 

Menindaklanjuti hasil rapat antara IPSPI dan KPAI yaitu :

1. Membuat nota kesepahaman antara IPSPI dan KPAI

2. KPAI merekomendasikan pelayanan langsung ABH sesuai SPPA dari proses assessment sampai terminasi wajib melibatkan peksos yang sudah tersertifikasi secara langsung atau dibawah supervisi.

3. Mengembangkan jaringan kerjasama dengan peksos yang sudah terintegrasi oleh IPSPI sebagai  manager kasus, tenaga ahli, penelitian, pelatihan, moneva dan upaya legislasi serta advokasi terkait perlindungan anak tingkat nasional dan daerah khususnya yang sudah memiliki DPD IPSPI dan KPAD.

4. Merekomendasikan adanya pekerja sosial yang ditempatkan di lingkungan kedutaan besar terutama WNI yang berada di luar negeri yang mengalami permasalahan kesejahteraan sosial  

Semoga kerjasama antara IPSPI dan KPAI ini menjadi upaya kerjasama yang berkelanjutan guna mengupayakan perlindungan anak serta pengembangan kapasitas bagi profesi pekerja sosial profesional di Indonesia.

  • Tab 1

    IKATAN PEKERJA SOSIAL PROFESIONAL INDONESIA

     

     

     

     

  • Tab 2

    Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) adalah nama organisasi profesi pekerjaan sosial di Indonesia
    A. Tujuan IPSPI
    1) Mewadahi Pekerja Sosial Profesional di Indonesia,
    2) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan professional Pekerja Sosial Indonesia,
    3) Memberikan arah bagi standarisasi praktek pekerjaan sosial dan izin praktek bagi pekerja sosial,
    4) Memberikan perlindungan kepada anggota dan masyarakat penerima pelayanan Pekerja Sosial,
    5) Membina kerjasama guna kemajuan dalam pengembangan keilmuan dan profesionalisme anggota melalui pemupukan rasa kekeluargaan sesame anggota dan meningkatkan kerja sama dengan organisasi keilmuan dan profesi lainnnya baik di dalam maupun di luar negeri,
    6) Melaksanakan pembangunan nasional Indonesia pada umumnya, serta secara khusus pembangunan sosial dan pelayanan kesejahteraan sosial.

KONTAK KAMI

Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI, Lt.3

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.